Kepada Yth.

Seluruh Produsen & Importir/Distributor Pangan Olahan

Di Seluruh Indonesia

PENGUMUMAN

 NO. HM.01.52.522.02.20.289

TENTANG

PENCANTUMAN INFORMASI NILAI GIZI PADA LABEL PANGAN OLAHAN

Sehubungan dengan diberlakukannya Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2019 tentang Informasi Nilai Gizi (ING) pada Label Pangan Olahan, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. 1. Penerapan pencantuman ING dikecualikan untuk kopi bubuk, teh bubuk/serbuk, teh celup, air minum dalam kemasan, herba, rempah-rempah, bumbu, dan kondimen. Produk – produk tersebut tetap dapat mencantumkan ING pada label, sepanjang memenuhi ketentuan.
  2. 2. Penerapan pencantuman ING pada pangan olahan yang diproduksi oleh Produsen Skala Usaha Mikro dan Kecil diberlakukan secara bertahap, dengan mengacu pada nilai kandungan gizi pangan olahan yang akan ditetapkan melalui Pedoman Pencantuman Informasi Nilai Gizi untuk Pangan Olahan yang Diproduksi Oleh Usaha Mikro dan Kecil.
  3. 3. Pendaftaran baru pangan olahan yang diimpor maupun yang diproduksi oleh produsen skala Usaha Menengah dan Besar wajib mencantumkan ING yang dibuktikan dengan hasil analisis zat gizi dari laboratorium pemerintah dan/atau laboratorium lain yang telah terakreditasi. Minimal jenis zat gizi yang harus dicantumkan pada Tabel ING yaitu energi total, lemak total, lemak jenuh, protein, karbohidrat total, gula, dan garam (natrium).
  4. 4. Dalam hal pangan olahan mencantumkan klaim, maka pencantuman tabel ING sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  5. 5. Mempertimbangkan kesiapan pada system e-registration, penerapan ketentuan ini mulai berlaku pada Senin, 17 Februari 2020.

Dikeluarkan di : Jakarta

Pada tanggal : 10 Februari 2020

Direktur Registrasi Pangan Olahan

Anisyah, S.Si., Apt., MP.

Demikian untuk diketahui.