FAQs Nama dan Alamat Produsen/Importir

Pencantuman alamat menggunakan PO BOX boleh dicantumkan, namun tetap wajib mencantumkan keterangan minimal sebagaimana disebutkan dalam peraturan:
a. Alamat Pelaku Usaha yang memproduksi Pangan paling sedikit mencantumkan nama kota, kode pos dan Indonesia, kecuali jika nama dan alamat perusahaan tersebut tidak terdaftar pada direktori kota atau buku telepon tempat perusahaan tersebut berdomisili, maka harus mencantumkan alamat perusahaan secara jelas dan lengkap.
b. Dalam hal Pangan yang diimpor, nama dan alamat Pelaku Usaha yang mengimpor dan/atau yang mengedarkan wajib dicantumkan pada Label.
c. Dalam hal Pangan impor, alamat pabrik yang memproduksi paling sedikit mencantumkan nama kota dan nama negara.

Nama dan alamat pihak yang memproduksi harus dicantumkan pada label dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Nama dan alamat sarana produksi yang pertama didaftarkan dicantumkan pada bagian utama label
b. Lokasi masing-masing sarana produksi dicantumkan pada kode produksi berupa singkatan nama kota/kabupaten sesuai SNI 7657: 2010 Singkatan Nama Kota.