FAQs Pangan Berklaim

 Klaim kandungan zat gizi
 Klaim Perbandingan Zat Gizi
 Klaim Fungsi Zat Gizi
 Klaim Fungsi Lain
 Klaim Penurunan Risiko Penyakit
 Klaim Isotonik
 Tanpa Penambahan Gula
 Klaim Laktosa
 Klaim Gluten

Pangan olahan yang mencantumkan klaim harus memenuhi persyaratan asupan persaji tidak lebih dari:
 18 g lemak total
 4 g lemak jenuh
 60 mg kolesterol
 300 mg natrium

 Pangan olahan sejenis merupakan varian pangan olahan sejenis yang diproduksi oleh perusahaan yang sama dan telah beredar
 Perbedaan relatif kandungan zat gizi paling sedikit 10% ALG (lebih tinggi atau lebih rendah) untuk zat gizi mikro kecuali natrium, sedangkan energi dan zat gizi lain termasuk natrium paling sedikit 25% lebih tinggi atau lebih rendah.
 Perbedaan mutlak paling sedikit memenuhi persyaratan rendah atau sumber

Berdasarkan Peraturan Pengawasan Klaim pada Iklan dan Label Pangan Olahan, klaim tentang gula yang dapat dicantumkan; meliputi:
a. Klaim Rendah Gula, dengan ketentuan tidak lebih dari 5 g per 100 g gula (dalam bentuk padat) atau 2,5 g per 100 ml gula (dalam bentuk cair)
b. Klaim Bebas Gula, tidak lebih dari 0,5 g per 100 g gula (dalam bentuk padat) atau 0,5 g per 100 ml gula (dalam bentuk cair)
c. Klaim “tanpa penambahan gula” dengan ketentuan:
 • Klaim “tanpa penambahan gula” hanya dapat dicantumkan pada Pangan Olahan yang termasuk ke dalam Kategori 04.1.2.5, Kategori 05, Kategori 14 atau Pangan Olahan lain yang lazim mengandung gula yang ditambahkan.
 • Pangan Olahan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak ditambahkan gula dari jenis apapun yang masih mempunyai nilai kalori, antara lain sukrosa, glukosa, madu, sirup jagung, gula alkohol/poliol.
 • Pangan Olahan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak mengandung bahan-bahan yang mengandung gula pada komposisinya.
 • Pangan Olahan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak mengandung bahan-bahan yang mengandung gula sebagai pengganti gula yang ditambahkan seperti konsentrat sari buah non-rekonstitusi, pasta buah kering.
 • Kandungan gula dari Pangan Olahan sebagaimana dimaksud dalam angka 1 tidak meningkat di atas jumlah yang disumbangkan oleh bahan-bahan tersebut, antara lain dengan penggunaan enzim untuk menghidrolisa pati untuk melepaskan gula.
 • Untuk Pangan Olahan yang secara alami mengandung gula harus disertai dengan pencantuman keterangan “secara alami mengandung gula”, dan kata “gula” pada kalimat tersebut tidak boleh diganti dengan kata ”laktosa/fruktosa/atau jenis gula lainnya”.

Perhitungan klaim perbandingan zat gizi antara lain:
a. Kurang gula
Kandungan gula Minuman Rasa Buah produk pembanding: 15 g /100 ml
Kandungan gula Minuman Rasa Buah produk baru: 10 g/ 100 ml
Persyaratan :
  Perbedaan mutlak sekurang-kurangnya memenuhi persyaratan rendah gula (2.5g/100 ml)
  Perbedaan relatif tidak kurang dari 25 %
Perbedaan mutlak : 15 g – 10 g = 5 g (MS)
Perbedaan Relatif : (5/15) x 100% = 33.3% (MS)
b. Kurang natrium
ALG natrium : 1500 mg
Kandungan natrium mi instan produk pembanding : 950 mg/100g
Kandungan natrium mi instan produk baru : 750 mg/100g
Persyaratan :
  Perbedaan mutlak memenuhi rendah natrium tidak kurang dari 120 mg/100g)
  Perbedaan relatif : tidak kurang dari 10% (150 mg/100g)
Perbedaan mutlak : 950 mg/100g – 750 mg/100g = 200 mg/100g (MS)
Perbedaan relatif : (200/1500) x 100% = 13.3%
c. Ekstra vitamin C
ALG vitamin C : 90 mg
Kandungan vitamin C Minuman Sari Buah Jeruk produk pembanding : 35 mg/100 ml
Kandungan vitamin C Minuman Sari Buah produk baru : 25 mg/100 ml
Persyaratan :
  Perbedaan mutlak memenuhi sumber vitamin C 7,5% per 100 ml (6,75 mg/100 ml)
  Perbedaan relatif : tidak kurang dari 10% (9 mg/100ml)
Perbedaan mutlak : 35 mg/100 ml – 25 mg/100 ml = 10 mg/100 ml (MS)
Perbedaan relatif : (10/90) x 100% = 11,1% (MS)
d. Diperkaya kalsium
ALG kalsium : 1100 mg
Kandungan kalsium biskuit produk pembanding : 270mg/100g
Kandungan kalsium biskuit produk baru : 100 g
Persyaratan :
  Perbedaan mutlak memenuhi sumber kalsium tidak kurang dari 15% per 100 g (165 mg/100g)
  Perbedaan relatif tidak kurang dari 10% (110mg/100mg)
Perbedaan mutlak : 270 mg/100g – 100 mg/100g = 170 mg/100g
Perbedaan relatif : (170/1100) x 100% = 15% (MS)
e. Difortifikasi protein
ALG Protein : 60 mg
Kandungan protein susu bubuk produk pembanding : 20g/100g
Kandungan protein susu bubuk produk baru : 35g/100g
Persyaratan :
  Perbedaan mutlak memenuhi sumber protein tidak kurang dari 20% ALG/100g 12 g/100g)
  Perbedaan relatif tidak kurang dari 20%
Perbedaan mutlak : 35 g/100 g – 20 g/100 g = 15 g/100g (MS)
Perbedaan relatif : 15/20 x 100% = 75% (MS)

Kandungan zat gizi dalam pangan olahan tidak boleh lebih dari 100 % ALG per hari, kecuali ditetapkan lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 Contoh persyaratan zat gizi tidak lebih dari 120% untuk energi lemak, lemak jenuh, kolesterol, asam lemak trans, gula dan natrium
Natrium
Perhitungan berdasarkan hasil analisa : 70 mg dan 35 %
Dicantumkan pada Tabel ING : 65 mg dan 30 %
70/65 x 100% = 107 % (MS)
35/30 x 100% = 116 % (MS)
 Contoh persyaratan sekurang-kurangnya 80% dari nilai yang tercantum pada tabel ING
Protein
Perhitungan berdasarkan hasil analisa: 6 g dan 28 %
Dicantumkan pada Tabel ING : 7 g dan 32 %
6/7 x 100 = 85,7 % (MS)
28/32 x 100 = 87,5 % (MS)

ALG dikelompokkan :
a. Usia 0-6 bulan (550 kkal);
b. Usia 7-11 bulan (725 kkal);
c. Usia 1-3 tahun (1125 kkal);
d. Umum (2150 kkal);
e. Ibu hamil (2510 kkal);
f. Ibu menyusui (2616 kkal)