FAQs Pangan Organik

• Pangan olahan harus mengandung pangan organik paling sedikit 95% dari total berat atau volume, tidak termasuk air dan garam.
• Pangan non organik dapat digunakan paling banyak 5% dari total berat atau volume, tidak termasuk air dan garam.
• Memiliki sertifikat organik yang diteritkan oleh Lembaga Sertifikasi Pangan Organik (LSO).

Pangan Olahan organik yang mengalami proses pengemasan ulang tidak boleh mencantumkan logo organik Indonesia sebelum dilakukan sertifikasi untuk Pangan Olahan organik yang dikemas kembali.