FAQs Pencantuman Komposisi

a. Semua bahan yang digunakan dicantumkan secara berurutan dari jumlah yang terbanyak.
b. Pencantuman nama bahan harus lengkap dan tidak disingkat dengan menggunakan nama resmi atau nama lazim.

Ya, namun untuk beberapa BTP dapat dikelompokkan/dicantumkan berdekatan jika merupakan golongan BTP yang sama.

Pencantuman BTP pada komposisi/daftar bahan :
a. Pangan olahan yang mengandung BTP harus mencantumkan nama golongan.
b. Selain mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pada hurup a, khusus untuk pemanis buatan, antioksidan, pengawet, penguat rasa, dan pewarna harus mencantumkan nama jenis bahan tambahan pangan.
c. Selain mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, dan huruf b, khusus untuk pewarna harus mencantumkan nomor indeks (CI…).
d. Selain mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, khusus untuk perisa sekurang-kurangnya mencantumkan nama kelompok perisa (alami, sintetik)

Pencantuman satu BTP carry over pada beberapa bahan baku pada label:
a. Dicantumkan setelah penulisan bahan baku yang mengandung BTP tersebut, atau
b. Dicantumkan pada bagian akhir komposisi. Misal: Komposisi : …, …., …. Mengandung pengawet sulfit.

Pencantuman nama yang dikenal pada komposisi dimungkinkan tetapi harus diikuti golongan BTP penyusunnya sesuai ketentuan. Contoh: Tepung terigu, telur, baking powder (pengembang natrium bikarbonat, pengemulsi fosfat)