FAQs Pendaftaran Variasi Pangan Olahan

a. Sepanjang tidak menyebabkan perubahan Nomor Izin Edar dan/atau perubahan Biaya Evaluasi.
b. Dalam hal perubahan data Pangan Olahan yang menyebabkan perubahan Nomor Izin Edar dan/atau perubahan biaya evaluasi, Pendaftar harus mengajukan permohonan Pendaftaran baru.

Pendaftaran variasi yang dapat diajukan terdiri atas:
a. Pendaftaran variasi mayor, dapat berupa:
  - perubahan desain label;
  - pencantuman dan/atau perubahan Informasi Nilai Gizi;
  - perubahan dan/atau penambahan klaim; dan/atau
  - perubahan komposisi dan/atau proses produksi.
b. Pendaftaran variasi minor, dapat berupa:
  - perubahan nama produsen dan/atau importir/distributor;
  - perubahan alamat kantor Importir/Distributor selama masih dalam satu wilayah provinsi;
  - perubahan nama dagang;
  - perubahan nama jenis;
  - perubahan dan/atau penambahan berat/isi bersih;
  - pencantuman keterangan halal, Tanda SNI, dan/atau logo lainnya yang tidak terkait dengan klaim;
  - perubahan untuk kepentingan promosi dalam waktu tertentu;
  - perubahan masa simpan; dan/atau
  - perubahan format kode produksi.

Kelengkapan dokumen berdasarkan perubahan yang diajukan:
a. Pendaftaran Variasi Mayor
  - Perubahan desain label
    • Rancangan label baru
  - Pencantuman dan/atau perubahan Informasi Nilai Gizi
    • Hasil pengujian terbaru untuk zat gizi
  - Perubahan komposisi dan/atau Proses Produksi
    • Komposisi dan/atau Proses Produksi lama dan baru
    • Hasil pengujian mikrobiologi terbaru jika ada penambahan bahan baku baru
    • Hasil pengujian zat gizi sesuai tabel ING jika ada perubahan komposisi yang menyebabkan perubahan nilai gizi
    • Spesifikasi bahan jika ada penambahan bahan baru (bahan baku dan atau bahan tambahan pangan)
b. Pendaftaran Variasi Minor
  - Perubahan nama produsen dalam negeri
    • Sudah mendapat persetujuan pendaftaran variasi data perusahan dari Direktorat Registrasi Pangan Olahan.
  - Perubahan nama produsen luar negeri
    • Sudah mendapat persetujuan pendaftaran variasi data perusahan dari Direktorat Registrasi Pangan Olahan.
    • Surat penunjukan terbaru dari perusahaan asal di luar negeri
    • Surat penjelasan perubahan nama produsen di luar negeri dari pabrik asal
  - Perubahan nama dan/atau alamat Importir
    • Sudah mendapat persetujuan pendaftaran variasi data perusahan dari Direktorat Registrasi Pangan Olahan.
    • Surat Penunjukan dari pabrik asal dengan nama dan/atau alamat importir yang terbaru
  - Perubahan nama dagang
    • Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI) untuk produk SNI wajib atau untuk produk yang mencantumkan tanda SNI pada label.
  - Sertifikat Merek (jika label mencantumkan ® atau ™)
  - Pencantuman keterangan halal
  - Perubahan untuk kepentingan promosi dalam waktu tertentu
    • Surat pernyataan atau keterangan dari perusahaan yang menjelaskan tujuan dan batas waktu untuk promosi
    • Izin promosi dari instansi yang berwenang (untuk hadiah langsung dan undian berhadiah)
  - Perubahan masa simpan
    • Hasil pengujian stabilitas produk yang baru
  - Perubahan format kode produksi
    • Penjelasan format kode produksi yang baru
  - Penambahan logo lainnya pada label
  - Data dukung terkait logo, contoh: Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), Sertifikat HACCP, ISO 22000, dan lainnya

a. Untuk pendaftaran variasi minor, paling lama dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja.
b. Untuk pendaftaran variasi mayor melalui jalur e-registration, paling lama dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kerja.
c. Untuk pendaftaran variasi mayor, persetujuan pendaftaran variasi mayor atau penolakan pendaftaran variasi mayor secara manual untuk:
  - Pangan Untuk Keperluan Gizi Khusus diterbitkan paling lama 60 (enam puluh) hari kerja;
  - Pangan Fungsional/ Pangan berklaim, Pangan dengan herbal diterbitkan paling lama 45 (empat puluh lima) hari kerja;
  - Pangan Iradiasi, Pangan Hasil Rekayasa Genetika, BTP, Pangan Organik, dan Pangan lainnya diterbitkan paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja.

a. Boleh, diarahkan menjadi pengajuan perubahan berat/isi bersih, seperti : Plastik (50 g) menjadi Plastik (50 g), Plastik dalam Karton (100 g /2 pcs @ 50 g)
b. Tidak Boleh, karena mengubah kode jenis kemasan

Boleh saja, asalkan tidak pindah lokasi, namun hanya perubahan tata letak dari pemerintahan setempat

Pangan Olahan dengan data lama masih dapat diedarkan paling lama 6 (enam) bulan sejak tanggal surat persetujuan Pendaftaran Variasi, kecuali untuk pendaftaran variasi Pangan Olahan dalam rangka promosi.

Jika single MD, pabrik induk dan anak harus sama. Jika ingin mengubah masa simpan, agar dilakukan untuk semua pabrik (induk dan anak)

Diperbolehkan melakukan perubahan/penambahan jenis kemasan ganda. Misalnya dari aluminium foil dan karton menjadi aluminium foil dan karton, plastik dan karton. Diperbolehkan juga untuk pendaftaran baru (kemasan ganda dalam berbagai jenis kemasan), selama desainnya sama. Misalnya: plastik dan karton, aluminium foil dan karton. Contoh kasus perubahan jenis kemasan pada kemasan ganda:
  • Bila perubahan kemasan primer dari plastik menjadi kaleng, cemaran logam (terutama Timah) agar dianalisa kembali, kecuali pada pendaftaran awal cemaran logam yang dianalisa adalah yang lebih ketat (kemasan dalam kaleng).
  • Untuk produk yang didaftarkan sebagai kemasan tunggal namun memiliki kemasan primer dan sekunder, label kemasan primer dan sekunder tidak harus sama.